Skip navigation

Untuk yang selama ini banyak bertanya tentang tentang angka IIII pada jam-jam kuno, ini saya ringkaskan beberapa hal tentang tulisan romawi.
Semoga bermanfaat…

Angka Romawi adalah sistem penulisan angka pada kebudayaan Romawi yang menggunakan huruf-huruf Latin sebagai simbolnya. Umumnya sistem pengangkaan ini berdasarkan pada metode additif (penambahan) dan kemudian substraktif (pengurangan). Berbagai variasi dan perubahan dalam sistem pengangkaan Romawi sudah terjadi sejak abad pertengahan hingga akhirnya berujung pada sistem modern yang kita kenal sekarang.

Huruf-huruf yang dipakai dalam sistem ini adalah huruf kapital : I, V, X, L, C, D, dan M. Di masa lalu (dan dalam hal tertentu juga di masa kini) dipergunakan juga huruf-huruf kecil/minuskul seperti dalam halaman pendahuluan sebuah buku (i, ii, v, viij, dst). Namun secara umum pemakaiannya banyak berkurang. Dengan metode additif, biasanya angka yang lebih besar ditempatkan lebih dahulu dan disusul dengan angka kecil sebagai penambah : VIII (5 + 3=8), XIIII (10+4=14), DCLXXXX (=690), dst. Kemudian berkembang pula metode substraktif yang mencapai puncaknya dengan penemuan mesin cetak. Hal ini memang berkaitan karena metode substraktif lebih hemat dibandingkan dengan additif : IX dibanding VIIII (=9), CDLXIII dibanding CCCCLXIII (=443), dst. Namun semua metode ini tidak berlaku absolut sehingga kita akan menemukan angka 49 yang ditulis dengan XLIX dan bukannya IL yang jelas lebih hemat. Semua variasi ini berkembang lebih karena kebiasaan-kebiasaan umum saja.

Untuk angka besar, digunakan simbol yang mewakili kelipatan 1000 atau 10.000. Misalnya saja garis-atas atau parentheses (tanda kurung) untuk kelipatan seribu : V atau (V) untuk 5.000 dan D atau (D) untuk 500.000. Anehnya angka Romawi modern tidak memiliki angka 0 (nol) walaupun sebenarnya pada penulisan kuno sudah dikenal konsep nulla (dari bahasa Latin yang artinya “kosong”) yang kadang ditulis dengan huruf N sebagai inisial nulla. Konsep angka 0 tercatat digunakan oleh Dionysius Exiguus pada tahun 525 M dan Bede pada tahun 725 M.

Penulisan menggunakan angka Romawi masih berlangsung hingga sekarang dan berlaku secara internasional, misalnya dalam penulisan pembabakan sebuah buku (chapter), halaman pendahuluan dalam sebuah buku, notasi musik, angka dalam jam, urutan hirarkis dalam suatu struktur, urutan keturunan dalam keluarga dengan nama sama, urutan event berkala, tahun produksi sebuah film, penomoran-penomoran tertentu seperti dalam copyrights, dst.

Khusus untuk pengangkaan dalam jam agak unik karena masih sering menggunakan angka IIII dan bukan IV untuk 4 walaupun untuk kebutuhan penulisan lainnya secara umum digunakan IV. Perubahan paling umum dari IIII menjadi IV dalam pengangkaan jam belum berlangsung lama, mungkin sekitar tahun 1930-an. Berikut ini beberapa alasan yang menjadi sebab angka IIII masih dipertahankan..
– Huruf IV adalah sudah dikenal sebagai representasi dari Dewa Jupiter yang penulisan inisialnya dalam tulisan Romawi adalah IV (IVPPITER), sehingga untuk jam digunakan IIII.
– Raja Perancis, Louis XIV, yang lebih menyukai IIII pernah memerintahkan agar semua pembuat jam menggunakan angka IIII dan bukan IV.
– Ada pendapat bahwa dengan angka IV maka akan membingungkan orang, terutama anak-anak, karena ada dua angka yang mirip, yaitu IV dan VI apalagi dengan letak yang terbalik pada muka jam, sehingga menggunakan IIII akan jelas membuat perbedaan.
– Angka IIII pada jam akan terlihat lebih simetris dengan VIII di sisi kirinya ketimbang menggunakan IV.
– Aspek simetris juga akan lebih tampak bila memerhatikan bahwa pada urutan empat angka pertama hanya terdapat huruf-huruf “I” saja, kemudian akan muncul empat “V”, dan akhirnya empat “X”.
– Konon juga para pembuat jam hanya meneruskan tradisi saja dengan menggunakan IIII, karena diketahui dari jam- jam kuno yang masih dapat ditemukan (Wells Cathedral, 1386-1392), semuanya menggunakan IIII.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: